Pusat Perlengkapan Ibadah Haji
Kami menyediakan segala kebutuhan jamaah haji

Tips Menghindari Influenza

Posted In: . By Jajanan Saburai

Ada beberapa hal yang mungkin dapat mencegah Influenza, sbb :

  1. Memelihara kebersihan diri dan lingkungan pondokan.
  2. Istirahat yang cukup.Banyak mengkonsumsi buah-buahan segar dan sayuran hijau
    Minum air yang cukup
    Upayakan membawa air minum serta tempat minum masing-masing
    Biasakan membersihkan ingus dengan kertas tisu yang dapat menyerap cairan hidung.
    Selalu memakai masker hidung dan mulut yang bersih
    Mengurangi keluar pondokan bila tidak perlu
    Hindari kontak dengan penderita
    Sedapat mungkin hindari kerumunan manusia/tempat yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan haji.
    Jika dibutuhkan, dapat disuntikan imunisasi influenza.

Tips Mencium Hajar Aswad

Posted In: . By Jajanan Saburai

Mencium Hajar Aswad hukumnya adalah sunnah. Hal-hal yang mesti dipersiapkan yang semoga dapat berhasil mencium hajar aswad adalah :

  1. Bersihkan niat semurni-murninya.
  2. Lakukan taubat dengan ikhlas.
  3. Berdoa kepada Allah untuk kesempurnaan pelaksanaan rukun dan syarat haji
    mohon dimudahkan dapat melakukan seluruh hal yang sunnah haji, termasuk mencium hajar aswad.
  4. Tanamkan tekad dan selalu siaga agar tidak melakukan hal-hal yang membatalkan thowaf ataupun ibadah haji.
  5. Berdzikir selalu, jangan biarkan pikiran melantur kemana-mana.
  6. Berserah diri dan pasrah sebenar-benarnya kepada Allah
  7. Hilangkan rasa sombong, iri, ketakutan, kekhawatiran, dsb.
  8. Harus sehat dan kenakan celana panjang (untuk perempuan pun jika memakai jubah, dalamnya harus menggunakan celana panjang).
  9. Jangan membawa barang yang berlebihan, secukupnya saja untuk beribadah di masjid.
  10. Jika memungkinkan, dilakukan malam hari antara 01.00 – 03.00, karena banyak jamaah yang tidur. Tapi sebenarnya pada hakikatnya jika Allah menghendaki maka terjadilah. Sehingga benar-benar pasrah dan jadikan Allah satu-satunya tempat Penolong dan tempat bergantung. Karena dari pengalaman saya, dengan kondisi berthowaf sendirian perempuan pula, pada jam 9 pagi pun di saat penuhnya jamaah haji melakukan thowaf, tetap dapat mencium hajar aswad. Alhamdulillah.. Subhanallah.. Allohu Akbar..
  11. Ketika mendekati hajar aswad, dan bahkan sebelum melewati rukun yamani, sedapat mungkin merapat ke dinding kabah.
  12. Berjalanlah dengan santai, tidak perlu terburu-buru, sambil terus berdoa dan berdzikir.
  13. Tidak menyakiti orang lain saat berdesakan, tetaplah santai, dan bahkan jika bisa persilahkanlah orang lain lebih dulu, jika sikon masih sangat berdesakan. Ini pengalaman saya, karena saya takut bersentuhan dengan yang bukan muhrim ketika antri, maka saya mempersilahkan yang lain lebih dulu. Tapi hasilnya malah orang-orang lain (para ikhwan) mempersilahkan saya terlebih dulu untuk mencium hajar aswad (padahal saya perempuan sendirian), dan alhamdulillah.. akhirnya berkah itu tiba.. terciumlah hajar aswad, dengan kehangatannya, dicium penuh khusyu, doa dan harapan kepada Allah semata. Subhanallah.. Alloohu Akbar..
  14. Saat berhasil mencium, segera berteriak Alloohu Akbar.. Jangan sampai mendewakan hanya sebuah batu hitam. Allah tetap tujuan kita. Setelah itu, hal yang penting pula.. jika tidak maka akan terjadi kecelakaan, yaitu membungkuklah dan berjalan mundur, sehingga dapat melewati desakan orang dari belakang.

Selamat Mencoba!

Tips Memakai HP

Posted In: . By Jajanan Saburai

Ada 2 pilihan dalam menggunakan hand phone (HP), sebagai berikut:

Tetap memakai nomor operator Indonesia, yaitu dengan cara :

  1. Mendaftarkan nomor kita pada masing-masing operator(Telkomsel/Indosat/Exelcomindo), agar dapat digunakan selama di Arab.
  2. Tolong perhatikan biaya pulsa masing-masing setiap operator, dan silakan bandingkan mana yang lebih murah. Di antaranya perhatikan biaya:
    · Biaya per satu sms
    · Biaya pertama kali melakukan hubungan telepon, lalu per menitnya selanjutnya.
    · Apakah ada jam-jam yang dilakukan diskon 50%, agar biaya menjadi lebih murah.
    Adapun kemampuan untuk kelancaran melakukan hubungan telepon/sms di antara setiap operator tersebut, relatif sama. Sama-sama mudah melakukan komunikasi.

Memakai nomor operator Arab.
Jika ingin memakai nomor Arab, saran saya sebagai berikut:

  1. Tetap mendaftarkan nomor operator Indonesia yang biasa dipakai, untuk jaga-jaga barangkali tidak mendapatkan nomor/simcard operator Arab di sana.
  2. Yang perlu diperhatikan, untuk setiap operator adalah teknis bagaimana cara pendaftarannya agar dapat digunakan di Arab.
    Karena ada pengalaman, salah satunya nomor Indosat (yaitu mentari), pendaftaran nomor cukup merepotkan. Karena kita harus mendaftarkan periode tanggal kapan akan digunakan di Arab. Sehingga kita harus memperkirakannya terlebih dahulu. Dan selama tanggal tersebut, nomor kita tidak dapat digunakan di tanah air.Dan sayangnya, berdasarkan pengalaman, ketika sudah tiba di tanah air, dengan periode tanggal yang sudah lewat dari yang didaftarkan, nomor kita tersebut masih belum dapat dipakai (padahal katanya, seharusnya otomatis dapat dipakai kembali). Tetapi pada kenyataannya, masih tidak dikenal oleh operator Indonesia. Sedangkan untuk menghubungi operator (customer servicenya), untuk complain masalah ini minta tolong agar nomor kita dapat kembali digunakan di tanah air, mau tidak mau harus lewat nomor mentari juga. Dan dengan terpaksa saya harus pinjam ke yang lain (nomor mentari juga), demi dapat berhubungan dengan operator customer servicenya, untuk memberitahukan bahwa nomor kita sudah kembali ke tanah air, dan tolong dapat lagi dipergunakan kembali.Dan sayangnya, tidak langsung pada saat itu pula, kita dapat melakukan telepon kembali. Tapi saya masih harus menunggu beberapa hari kemudian.
  3. Yang lebih baik, dapatkan nomor Indonesia, yang masih dapat digunakan selama di bandara, atau ketika kembali pulang ke tanah air. Atau gunakan trik sbb : nomor Indonesia tidak didaftarkan (tapi dengan resiko siap jika tidak dapat beli nomor Arab) atau mempunyai nomor lain yang tidak didaftarkan (tapi dengan memperkirakan periode aktif nomornya masih dapat digunakan selama 60 hari).
  4. Setelah memutuskan hal di atas, langkah selanjutnya, ketika tiba di tanah Arab dapat membeli nomor Arab. Ada 2 operator yang dapat digunakan, yaitu : Mobily dan Sawa Card. Tapi teman-teman di sana menyarankan memakai Sawa Card, karena katanya operatornya sudah lebih lama dan jangkauan pun sudah luas.
  5. Untuk biaya pulsanya, 1 sms = 0.6 riyal. Kemudian untuk biaya telpon, saya perhitungkan lebih murah dibandingkan dengan operator di Indonesia (terutama pada jam 12 malam hingga 6 pagi) hanya menghabiskan 2 riyal per menit (sekitar 5000-an). Dan harga pulsa normal per menit sekitar 4, sekian riyal (11.000-an). Menurut saya masih lebih hemat pakai kartu ini, dibandingkan pakai nomor Indonesia. Dan berdasarkan info dari teman, haji tahun 2006 ada diskon lagi.
  6. Cara membeli kartu ini, cukup bilang : Sawa Card? Orang-orang sudah mengerti. Dengan harga 150 riyal, maka anda akan mendapatkan pulsa sebesar 200 riyal.

Tapi keputusan berada di tangan anda semua. Silakan pertimbangkan dengan sebaik-baiknya mana yang lebih nyaman dan mempermudah.

Semoga bermanfaat.

Tips Melawan Dingin

Posted In: . By Jajanan Saburai

Akibat dari cuaca dingin :

  • Bibir dan kaki menjadi pecah-pecah.
  • Mimisan

Cara mengatasi cuaca dingin :

  1. Periksa kesehatan sebelum berangkat haji- bawa obat yang diperlukan.
  2. Selalu mengikuti penyuluhan kesehatan dan pengobatan penyakit Anda (bagi pengidap penyakit tertentu).
  3. Bawa cream kulit untuk mengolesi kaki/bibir sebelum keluar ruangan-Bawa madu asli jika dibutuhkan.

Semoga berguna!.

Tips Jika Kehilangan Barang

Posted In: . By Jajanan Saburai

Memang tidak ada yang dapat kita lakukan jika sudah kehilangan barang, selain mengucap Innalillaahi wainna ilahi roji'uun. Segala sesuatunya kita kembalikan kepada Allah, kita percayakan kepada Allah. Allah yang sudah mengatur semuanya. Dan Allah tidak akan menimpakan suatu ujian melainkan hambaNya mampu. Pasrahkan seluruhnya kepada Allah. Walau kita berada di negeri orang, tapi kita berada di tempat yang sangat mulia, yaitu rumah Allah.

Tapi selain itu, ada hal-hal yang harus dilakukan sebagai berikut :

  1. JikaPasporHilang
    Jangan panik. Segera lapor ke kantor daerah kerja setempat melalui ketua kloter masing-masing. Syaratnya menyerahkan pas photo 3 lembar untuk diganti identitas dengan surat keterangan laksana paspor.
  2. Jika kehilangan uang dan barang
    Laporkan ke ketua kloter, lalu lapor ke kantor daerah kerja dengan membuat surat serta mengisi blanko yang telah disediakan dengan ditandatangani oleh dua orang saksi serta diketahui oleh ketua kloter yang bersangkutan.

Semoga berguna.

Tips Ke Raudhoh

Posted In: . By Jajanan Saburai

Sebenarnya ke Raudhoh tidak perlu tips, jika para jamaah menjalankannya biasa saja, tertib, santai, penuh hikmat dan dzikir, Insya Allah semua berlangsung lancar dan aman.Tetapi pada kenyataannya sebagian besar para jamaah haji selalu terburu-buru, berdesak-desakan, teriak-teriak.
Melihat situasi tersebut, selama belum tercipta suasana yang aman dan nyaman, selama para jamaah haji belum mau diatur oleh Askar, selama masih berebutan untuk pergi ke Raudhoh, agar kita dapat selamat dan berhasil di Raudhoh mau tidak mau harus mempunyai tips sendiri.

Tempat antri/menunggu jamaah menuju Raudhoh ada 3 tempat, yaitu:

  1. Sebelum pintu pembatas sholat antara ikhwan dan akhwat dibuka.
  2. Sebelum masuk ke teras Raudhoh (dibawah payung besar yang bisa dibuka dan ditutup di masjid Nabawi).
  3. Di teras raudhoh (langsung masuk ke raudhoh).

Berikut beberapa tips yang dapat dijadikan referensi :

  1. Masuk melalui pintu 25/pintu 29.
  2. Sudah berada di sana jam setengah 7 pagi. Jadi masih bisa sarapan ala kadarnya dulu. Santai saja. Tidak perlu dari pagi (subuh) sudah menunggu di sana. Tidak sholat subuh di pintu ini pun, tidak mengapa. Nanti jika sudah setengah 7, baru menuju pintu 25/29 pun tidak masalah.
  3. Fokus utama kita ke Raudhoh adalah untuk ibadah, untuk sholat dan berdoa. Maka berdoalah agar semuanya dimudahkan dan dilancarkan.
  4. Tertib. Di sana terdapat jadwal masuk ke Raudhoh. Ikuti saja dengan tenang.
  5. Taat. Benar-benar mendengarkan dan mengikuti seluruh perintah para Askar. Askar sudah membagi-bagi tempat untuk setiap Negara. Untuk tahun 2006, kemarin sudah dibagi Asia, Turki dan yang berbadan lebih besar dari Asia lainnya. Masing-masing ada pintunya. Ta’ati saja aturan ini, tidak perlu ingin masuk lebih cepat. Karena semua pasti kebagian.
  6. Kalau bisa masuk pada barisan sesuai negaranya, pasti bisa masuk. Kalau tidak bisa, sudah penuh, ya tidak mengapa. Tunggu aja di barisan paling belakang sesuai negaranya. Tidak perlu harus di depan dan tidak usah khawatir/gusar karena duduk di paling belakang(di luar barisan malah). Saya malah senang sekali tidak masuk barisan dan duduk nyaman di paling belakang, sambil menyandar ke tiang, dimana bisa dimanfaatkan waktu untuk sarapan (mengganjel perut ala kadarnya), baca Qur’an, atau tidur sejenak sambil duduk. Menunggu dengan duduk sesantai-santainya, tidak perlu harus duduk bersama kumpulan jamaah yang sedang antri masuk Raudhoh. Pengalaman saya, jika masuk barisan malah sampai ada yang pingsan (terutama yang tua), karena penuh sesak berdesakan, kekurangan oksigen, duduk pun harus saling tindih/terjepit.
  7. Tidak perlu harus selalu bergandengan tangan dengan teman. Hal ini akan merugikan diri sendiri. Yang penting janjian dengan teman di luar raudhoh, jika memang mau barengan lagi.
  8. Ketika ada salah satu pintu menuju Raudhoh dibuka (baru pintu perbatasan antara tempat sholat ikhwan dan akhwat) tidak perlu menjadi cemas. Tetaplah duduk dengan tenang, karena jatah pintu kita pasti dibuka juga.
  9. Tenang. Dengarkanlah dengan seksama bila ada ceramah/pengumuman bahasa melayu. Insya Allah berguna.
  10. Siapkan doa-doa yang akan kita panjatkan.
  11. Berjalan/bergerak/bergeser santai tidak perlu berlarian seperti yang lain.
  12. Tak henti berdzikir, khusyu’kan hati hanya beribadah kepada Allah.
  13. Ketika menuju ke Raudhoh pun (tempat tunggu kedua), tidak perlu berlarian. Santai saja, duduk paling belakang pun tidak masalah.

Selamat Mencoba!.

Tips Belanja Haji

Posted In: . By Jajanan Saburai

Beberapa tips yang dapat dilakukan semoga membantu dan tidak mengganggu ibadah haji anda, sebagai berikut :

  1. Membuat daftar barang yang akan dibeli.
  2. Seleksi (pilih & pilah) dalam membeli barang, jangan sampai melebihi kuota berat koper yang telah ditentukan.
  3. Usahakan beli yang ringan-ringan dan kecil ukurannya serta murah harganya bila bekal uang terbatas.
  4. Upayakan belanja setelah proses ibadah haji / ibadah pada hari itu telah selesai dan kondisi masih fit serta kesehatan masih terjaga.
Untuk mempermudah, bila dapat belanja di tanah air maka lakukanlah.

Selamat Mencoba.